Senin, 02 Oktober 2017

Contoh Surat Perjanjian Sewa / Kontrak Rumah

Kontrak rumah salah satu solusi bagi kebanyakan orang hanya demi kemudahaan akses, atau memang belum sanggup secara finansial. Buat kamu yang ingin coba menawarkan kontrakan murah jakarta pusat atau cari sewaan dan belum tahu bagaimana sih surat perjanjian sewa atau kontrak rumah berikut ada satu contoh yang cukup lengkap.

contoh surat perjanjian kontrak rumah


Surat Perjanjian Sewa / Kontrak Rumah


Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani pada hari Selasa, tanggal 3 Oktober 2017 antara:

Nama               : Jirolu
Alamat            : Jl. Cinta, RT 03 RW2 No 10 Jakarta Pusat
Jakarta Tenggara.
No. KTP          : 03.1000.9876.2017
Pekerjaan         : Pengacara

(Sebagai pihak yang menyewakan, untuk selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”), dengan


Nama               : Patmanep
Alamat            : Jl. jalan entah kemana No. 1 Mampang Jakarta Selatan
No. KTP          : 07.1234.8765.2017
Pekerjaan         : Wiraswasta

(Sebagai pihak penyewa, untuk selanjutnya disebut “PIHAK KEDUA”).

MENGINGAT:

1. Bahwa, PIHAK PERTAMA berkeinginan untuk menyewakan rumah miliknya
2. Bahwa, PIHAK KEDUA berkeinginan untuk menyewa rumah yang terletak di Jl. Cinta, RT 03 RW2 No 10 Jakarta Pusat milik PIHAK PERTAMA.
MAKA, berkenaan dengan keterangan-keterangan tersebut di atas, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan Perjanjian Sewa Menyewa Rumah (selanjutnya disebut “Perjanjian”) atas dasar syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1
KESEPAKATAN
PIHAK PERTAMA dengan ini sepakat untuk menyewakan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA dengan ini pula sepakat untuk menyewa dari PIHAK PERTAMA bangunan rumah tinggal yang terletak di Jl. Cinta, RT 03 RW2 No 10 Jakarta Pusat yaitu berupa :

a. Bangunan Inti beserta pagar besi,
b. Dinding batu bata,
c. Atap baja ringan,
d. Lantai keramik berserta 2 (tiga) unit kloset di kamar mandi,
e. Aliran listrik,
f. Jet Pump Merk UCHIDA,
g. 1 (Satu) unit sambungan telepon aktif,
h. 2 (Satu) unit lemari pakaian besar
i. 2 (Tiga) unit lemari pakaian kecil

(Selanjutnya disebut “Rumah”)

Pasal 2
TUJUAN
Bahwa PIHAK KEDUA akan mempergunakan Rumah tersebut untuk keperluan Rumah Tinggal yang akan di tempati oleh PIHAK KEDUA

Pasal 3
SERAH TERIMA RUMAH
Pada saat Perjanjian ini ditandatangani, PIHAK PERTAMA menyerahkan Rumah kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima penyerahan itu sesuai menurut kondisi yang nyata pada hari penyerahan tersebut dengan kondisi baik. Penyerahan dilakukan setelah pembayaran Sewa Rumah sesuai jangka waktu sewa telah dilakukan (Lunas)

Pasal 4
JANGKA WAKTU
1. Sewa Menyewa ini dibuat untuk jangka waku 2 (Dua) tahun, dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak
2. Jangka waktu itu dihitung mulai dari tanggal 3 Oktober 2017 yang akan berakhir dengan sendirinya menurut hukum pada tanggal 3 Oktober 2019.
Apabila PIHAK KEDUA bermaksud untuk memperpanjang Jangka Waktu Sewa ini, maka PIHAK KEDUA wajib untuk memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA selambat-lambatnya 1 (Satu) bulan sebelum berakhirnya Perjanjian ini

Pasal 5
PENGGUNAAN RUMAH
1. PIHAK KEDUA tidak akan mempergunakan Rumah itu untuk tujuan yang lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali mendapat ijin tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK KEDUA tidak akan mempergunakan Rumah untuk disewakan dan atau di perjualbelikan kepada pihak lain.
3. PIHAK KEDUA tidak akan  menjaminkan atau mengadaikan untuk pelunasan suatu hutang.
4. PIHAK KEDUA wajib memelihara dan memperbaiki kerusakan-kerusakan terhadap rumah tersebut selama masa kontrak.
5. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan menambah / mengurangi bangunan tersebut kecuali ada kesepakatan / persetujuan dari PIHAK PERTAMA.

Pasal 6
HARGA SEWA
1. Sewa menyewa Rumah (selanjutnya disebut “Harga Sewa”) dalam perjanjian ini sebesar Rp. 200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah) per tahun.
2. PIHAK KEDUA berkewajiban membayar biaya utilitas seperti : biaya listrik, biaya telepon, biaya iuran kebersihan atau biaya jasa lainnya yang tidak disediakan oleh PIHAK PERTAMA selama masa sewa
3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa penyewaan Rumah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap Rumah menjadi tanggung jawab dan ditanggung oleh PIHAK PERTAMA

Pasal 7
PEMBAYARAN HARGA SEWA
1. Pembayaran Harga Sewa oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah.
2. Tata cara Pembayaran sewa yakni dibayarkan dimuka untuk setiap periode satu tahun secara Tunai

Pasal 8
PEMELIHARAAN/PERAWATAN OLEH PIHAK KEDUA
1. PIHAK KEDUA wajib menggunakan dan memelihara Rumah dengan sebaik-baiknya sebagai seorang penyewa yang jujur dan baik serta membayar segala ongkos dan biaya yang ditimbulkan berkenaan dengan pemeliharaan/perawatan dan penggunaan Rumah, termasuk pula iuran rutin kebersihan, serta usaha-usaha lainnya untuk menjaga dan mempertahankan kelestarian lingkungan.
2. PIHAK KEDUA wajib memelihara dan memperbaiki kerusakan-kerusakan terhadap rumah tersebut selama masa kontrak.
3. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan membuat bangunan lain, sumur bor atau galian-galian lain di sekitar Rumah yang disewakan tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA.
4. PIHAK KEDUA wajib mentaati dan memenuhi segala perangkat peraturan perundangan-undangan yang berlaku sekarang maupun akan datang yang ditetapkan oleh peraturan mengenai pemakaian bangunan dan/atau pekarangannya dan segala pelanggaran atas peraturan itu semuanya menjadi tanggungan PIHAK KEDUA.

Pasal 9
JAMINAN PIHAK PERTAMA
1. Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa apa yang disewakan dalam Perjanjian ini adalah merupakan haknya Pihak Pertama, bebas dari sengketa atau sitaan dan tidak dalam keadan disewakan/dijual kepada pihak lain.
2. Pihak Pertama selanjutnya menjamin Pihak Kedua bahwa Pihak Kedua dapat menjalankan hak-hak wajar sebagai penyewa dari Rumah, kecuali hal-hal yang terjadi karena Keadaan Kahar (Force Majeure).
Yang dimaksud dengan Keadaan Kahar (Force Majeure) adalah keadaan seperti perang, kebakaran, banjir, huru-hara, pemogokan, kejahatan, bencana alam atau kejadian-kejadian lainnya yang timbul dan terjadinya bukan disebabkan oleh kedua belah Pihak dalam Perjanjian ini.

Pasal 10
PENGALIHAN
1. PIHAK KEDUA tidak dapat memindahkan ataupun mengalihkan hak sewa berdasarkan Perjanjian ini baik untuk keseluruhan maupun untuk sebagian kepada pihak lainnya kecuali dengan izin tertulis dari PIHAK PERTAMA, yang dituangkan dalam suatu perjanjian pengalihan sewa menyewa Rumah yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

Pasal 11
PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH PIHAK KEDUA
PIHAK KEDUA berhak setiap saat memutuskan hubungan sewa menyewa berdasarkan Perjanjian ini sebelum saat berakhirnya Jangka Waktu Sewa Menyewa dengan syarat sebagai berikut:
1. PIHAK KEDUA terlebih dahulu memberitahukan maksudnya secara tertulis sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan sebelum pemutusan sewa / meninggalkan rumah secara permanen.
2. PIHAK KEDUA telah menyelesaikan kewajiban pembayaran (status Lunas) yang terkait dengan rumah seperti Tagihan Listrik (PLN), Tagihan Telepon, Iuran Kebersihan, dll.
3. PIHAK KEDUA tidak berhak menuntut pengembalian uang sewa dan biaya perawatan yang telah diterima oleh PIHAK PERTAMA dari PIHAK KEDUA.
4. PIHAK KEDUA tidak berhak menuntut pengembalian uang jaminan yang telah dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 12
PENYERAHAN RUMAH PADA SAAT BERAKHIRNYA PERJANJIAN
1. Setelah Perjanjian ini berakhir karena telah berakhirnya Jangka Waktu Sewa dan apabila Rumah tidak diserahkan kepada PIHAK PERTAMA, maka PIHAK KEDUA wajib mengosongkan dan menyerahkan kembali Rumah yang disewakan kepada PIHAK PERTAMA dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah diterimanya permintaan / pemberitahuan secara tertulis dari PIHAK PERTAMA untuk mengosongan dan penyerahan tersebut.
2. Apabila setelah PIHAK KEDUA mengosongkan dan menyerahkan Rumah kepada PIHAK PERTAMA masih juga terdapat barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan milik PIHAK KEDUA yang tertinggal di Rumah yang disewakan, maka PIHAK PERTAMA berhak untuk menyingkirkan barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan tersebut dengan cara yang dianggapnya baik dan wajar. PIHAK KEDUA dengan ini sepakat untuk tidak mengajukan tuntutan dan/atau keberatan-keberatan yang mungkin dapat diajukan terhadap PIHAK PERTAMA berkenaan dengan penyingkiran barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan tersebut di atas.
3. Apabila PIHAK KEDUA lalai untuk mengosongkan dan menyerahkan Rumah yang disewakan pada PIHAK PERTAMA dalam jangka waktu yang ditentukan dalam ayat (1) di atas maka PIHAK PERTAMA berhak menguasainya dengan cara yang dirasa baik oleh PIHAK PERTAMA tanpa perlu minta izin dari Pengadilan atau instansi yang berwenang.
4. Hak untuk melakukan sendiri pengosongan Rumah berikut segala sesuatu yang berada di atas Rumah adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini, sehingga untuk itu suatu Surat Kuasa Khusus tidak diperlukan lagi, jika PIHAK KEDUA cidera janji dan PIHAK PERTAMA akan menggunakan haknya.
5. PIHAK KEDUA tidak berhak, setelah penyerahan Rumah kepada PIHAK PERTAMA atau sesudahnya, untuk mengajukan tuntutan pembayaran uang pindah ataupun pembayaran atau pengganti lainnya dari biaya-biaya yang mungkin telah dikeluarkannya untuk peningkatan, memperbaiki atau merawat Rumah.
6. Kewajiban-kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam ayat-ayat di atas akan tetap berlaku meskipun Perjanjian ini telah berakhir atau diputuskan.

Pasal 13
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Perjanjian ini dibuat dengan dasar Itikad baik dari kedua belah pihak sehingga segala bentuk perselisihan yang terjadi antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA mengenai Perjanjian ini atau setiap bagian dari padanya akan diselesaikan secara musyawarah oleh kedua belah pihak.
Apabila tidak diperoleh penyelesaian, maka kedua belah pihak dengan ini memilih tempat kediaman yang sah dan tidak berubah di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Tenggara.

Pasal 14
HUKUM YANG BERLAKU
Perjanjian ini tunduk pada hukum serta peraturan perundangan yang berlaku di Republik Indonesia. Selanjutnya yang berkaitan dengan Perjanjian ini kedua belah pihak sepakat untuk mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan kuasa yang diberikan berdasarkan Perjanjian ini merupakan kuasa yang tidak dapat dicabut kembali karena alasan apapun termasuk alasan yang termuat dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Pasal 15
KETENTUAN LAIN-LAIN
1. Jika terjadi perubahan terhadap syarat-syarat yang menyimpang dari Perjanjian ini dilihat dalam konteksnya secara menyeluruh maka hal demikian tidak dapat diartikan bahwa seolah-olah PIHAK PERTAMA telah melepaskan haknya untuk mengajukan tuntutan terhadap PIHAK KEDUA berkenaan dengan cidera janji oleh PIHAK KEDUA yang berkaitan dengan kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini.
2. Perubahan dan/atau tambahan atas ketentuan-ketentuan serta pengaturan atas hal-hal yang belum/belum cukup diatur dalam Perjanjian ini hanya dapat dilakukan dengan suatu addendum yang disepakati oleh kedua belah pihak dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.
Demikianlah Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap 2 (dua), keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PIHAK PERTAMA                                                     PIHAK KEDUA





(Jirolu)                                                                       (Patmanep)


Nama dan alamat tercantum dalam contoh surat perjanjian sewa / kontrak rumah diatas hanya fiktif belaka. Semoga bermanfaat. Barangkali tertarik dengan perum nirwana bojong, perumahan syar'i dan kredit bebas riba
Selengkapnya - Contoh Surat Perjanjian Sewa / Kontrak Rumah

Senin, 18 September 2017

Pembangunan Infrastruktur Menjadi Alasan Kuat Developer Pilih Depok

Bagi yang cari hunian bukan di pusat kota, depok bisa jadi salah satu pilihan. Utamanya berkat pembangunan infrastruktur jalan tol dan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) sehingga para developer properti baik swasta dan pemerintah mengembangkan perumahan di Kota Depok, Jawa Barat.

tugu selamat datang di kota depok

Perumnas, misalnya, mulai berniat membangun hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) sekitar kawasan jalur commuter line Depok. Di kota ini memang berdiri sejumlah hunian vertikal yang berdiri. Terutama yang berdekatan dengan beberapa universitas ternama. Sebut saja Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma.

Baca juga: Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Hunian berbasis TOD diprediksi bakal membuat wilayah Depok kian berkembang.

“Jika aksesnya semakin banyak, tentu masyarakat akan semakin tertarik bermukim di wilayah ini,” kata Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, seperti dikutip dari rumah123.com.

Penunjang infrastruktur jalan tol dan moda transportasi yang mumpuni juga akan meningkatkan area komersial.

Baca juga: Contoh Iklan Rumah Dijual Biar Cepat Laku

“Tol Desari (Depok-Antasari) akan melintasi wilayah banyak pemukimnya sehingga area komersial akan berkembang di sana (Depok),” ujar Associate Director, Divisi Residential & Sale Colliers International Indonesia, Aleviery Akbar.

Pusat sentral ekonomi di Depok berada di kawasan Jalan Margonda Raya. Di sana terdapat berbagai pusat perbelanjaan, kuliner, serta penginapan. Dari sudut itulah alasan pengembang mulai mengembangkan hunian high rise di Depok. So buat kamu-kamu yang sedang cari rumah dijual di depok jangan ragu untuk memilih yang sesuai.
Selengkapnya - Pembangunan Infrastruktur Menjadi Alasan Kuat Developer Pilih Depok

Senin, 14 Agustus 2017

Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Tahun lalu dikabarkan bahwa pemerintah kabupaten Malang ingin membedah tidak kurang dari 700 rumah warganya, terutama bangunan wilayah kecamatan lawang yang tidak layak huni.

rumah tidak layak huni
ilustrasi rumah tidak layak huni
Kepala Badan Perumahan Kabupaten Malang Sri Meicharini mengatakan, meski program bantuan simulasi perumahan swadaya (BPJS) dan pemerintah pusat belum ada kejelasan, namun Pemkab Malang akan tetap melanjutkan program bedah rumah warga tidak layak huni tersebut pada tahun 2016 lalu.

Baca juga: Kasus Rumah Dijual, Nasib Sang Penyewa Rumah

’’Pemerintah pusat memang belum memberikan sinyal bakal melanjutkan program bedah rumah warga tak layak huni itu, sebab sampai sekarang kami belum diundang mengikuti rapat. Namun, sepertinya program itu tetap akan dilanjutkan,’’ ujar Sri di Malang, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari rumah123.com.

Rumah tak layak huni tersebut mayoritas berada di Kecamatan Lawang. Di antaranya di Desa Sidoluhur, Sidodadi, Ketindan, Lawang dan Kalirejo. Tahun lalu, Pemkab Malang mendapatkan kuota 350 unit rumah yang dibedah dan sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Lawang.

Baca juga: Cara Menanggulangi Iri Dengki Dalam Jual Beli

Sri menambahkan, rumah warga yang dimaksud telah diperbaiki akhir tahun lalu dengan proses pengerjaan sejak September 2015. Berdasarkan catatan Badan Perumahan Kebupaten Malang, perbaikan ratusan rumah pada tahun lalu menghabiskan anggaran Rp4,6 miliar.

Temukan Hunian Malang dan Sekitarnya :

Selengkapnya - Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Minggu, 02 Juli 2017

Profile Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland

Sekilas Brighton Indonesia

BRIGHTON Indonesia hadir sebagai agen properti pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan One Management System, dengan sistem terpadu jelas akan meningkatkan kecepatan informasi properti secara merata ke 17 kantor cabang yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Bali, Tangerang, Sidoarjo hingga Makassar. Dengan jaringan team yang profesional, database customer dan komitmen untuk selalu terdepan BRIGHTON Indonesia hadir dengan aplikasi yang siap melayani anda dimana saja dalam genggaman. Terus berinovasi untuk memenuhi semua kebutuhan akan properti Anda untuk menjadikan kami One Stop Property Solution bagi semua orang. BRIGHTON Indonesia, for BRIGHTer future.


Berikut adalah kontak Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland
Alamat : Ruko Gwalk - Citraland Ruko Taman Gapura B5, Surabaya
Telepon : 031 740 2288
email : brighton.citraland@yahoo.co.id
Selengkapnya - Profile Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland

Minggu, 05 Februari 2017

Serem, Perumahan Elite Ini Ternyata Sarang Ular

BSD - Ketika sampai ke kompleks perumahan elite The Green di kawasan Bumi Serpong Damai ketika menelusuri broadcast yang menyebut sedang banyak ular berkeliaran di wilayah Tangerang Selatan. Kemudian bertemu langsung dengan anggota satuan pengamanan di perumahan itu yang pernah menangkap seekor ular besar di antara perdu di teras sebuah rumah.

Suwandah, nama anggota satpam itu, mengatakan video yang memperlihatkan dia sedang menangkap ular sanca sepanjang tiga meter dibuat sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, dia mengisahkan, ada warga yang melihat ular tapi tidak berani menangkapnya.

Baca : Perumahan Baru, Nirwana Bojong Kredit Murah Tanpa Riba Cileungsi

“Lalu, warga memanggil petugas keamanan kompleks agar ular tersebut bisa disingkirkan,” kata Suwandah, Kamis, 29 September 2016.

Suwandah mengaku bisa menangkap dua ular di kompleks tersebut setiap bulannya. Hewan melata itu diduganya berasal dari taman, pepohonan, serta sungai di belakang kompleks perumahan.

"Yang saya tangkap bukan jenis ular berbisa. Saya juga takut kalau nangkap ular yang ada bisanya,” katanya sambil menambahkan, “Yang saya tangkap biasanya jenis ular sanca dan ular pohon.”

Sebelumnya, beredar pesan berantai yang menyebutkan wilayah Bintaro, BSD, Ciputat, dan sekitarnya sedang banyak ular. Dalam pesan berantai itu juga disebutkan rumah sakit yang menangani pasien apabila terkena bisa ular dan cara-cara pencegahannya.

Baca: Penyebab Lingkungan Perumahan Tidak Teratur

Ada sebelas tip yang disertakan, di antaranya diminta menutup seluruh lubang drainase dengan kawat nyamuk atau ijuk serta mengangkat dan memeriksa bawah tabung elpiji 12 kilogram di dalam rumah karena dianggap sebagai tempat persembunyian ular.
Selengkapnya - Serem, Perumahan Elite Ini Ternyata Sarang Ular

Selasa, 12 Juli 2016

MotoGP 2016 : Dominasi Honda di Sirkuit Sachsenring Jerman

Marc Marquez dan Honda telah membuat catatan tersendiri di Sachsenring, akankah dominasi mereka berakhir pada musim MotoGP 2016 ?

- Race pertama diadakan di Jerman adalah Grand Prix Jerman Barat diadakan di sirkuit Solitude pada tahun 1952, ketika dilaporkan bahwa 400.000 penonton muncul untuk menonton. Irlandia Reg Armstrong memenangkan balapan 350cc dan 500cc Nortons. Kerumunan menghibur, dengan Rudi Felgenheier memenangkan lomba 250cc pada DKW dan Werner Haas memenangi balapan 125cc pada NSU.

- The Grand Prix Jerman Timur pertama diadakan di sirkuit Sachsenring pada tahun 1961. Rangkaian asli yang digunakan untuk acara ini adalah sirkuit tertutup jalan 8.73km panjang.

Sirkuit Sachsenring Jerman


- The GP Jerman Timur terus diadakan di Sachsenring setiap tahun sampai tahun 1972, setelah sirkuit jalan asli dianggap terlalu berbahaya untuk Grand Prix balap.

- The Grand Prix Jerman Barat terus diadakan setiap tahun dari tahun 1952 hingga tahun 1990, ketika Timur dan Barat bergabung menjadi Jerman bersatu. Empat sirkuit yang berbeda digunakan selama periode ini 1952-1990: Solitude, Schotten, Nurburgring dan Hockenheim.

- Telah ada Grand Prix Jerman yang diselenggarakan setiap tahun sejak unifikasi - 1991-1994 di sirkuit Hockenheim, diikuti oleh tiga tahun di Nurburgring dan sejak tahun 1998 di sirkuit Sachsenring baru.

- Selain yang disebutkan di atas, salah satu acara lainnya Grand Prix telah diadakan di Jerman: the Baden-Wurtemberg GP diadakan pada tahun 1986 di sirkuit Hockenheim untuk hanya 80cc dan 125cc kelas. Lihat juga GP Inggris Pakai Sirkuit Silverstone.

- Rangkaian Sachsenring baru dibangun awalnya hanya 3.508km panjang dengan satu bagian pendek dari lagu dari sirkuit jalan lama. modifikasi utama ke sirkuit pada tahun 2001 dan kemudian sedikit perubahan tambahan pada tahun 2003 mengakibatkan layout trek 3,671 km saat ini.

- The Sachsenring adalah salah satu dari hanya lima sirkuit pada jadwal grand prix saat yang berjalan dalam arah berlawanan jarum jam, bersama dengan Austin, Aragon, Phillip Island dan Valencia.

- Ini akan menjadi 19 tahun berturut-turut bahwa event Grand Prix telah diadakan di sirkuit Sachsenring baru.

- Sejak Grand Prix balap kembali ke sirkuit Sachsenring pada tahun 1998 ada enam podium oleh pembalap tuan rumah: Ralf Waldmann ketiga di kelas 250cc pada tahun 1999, Steve Jenkner ketiga di kelas 125cc pada tahun 2002, Stefan Bradl selesai kedua di kategori 125cc pada tahun 2008, Sandro Cortese di urutan ketiga pada balapan 125cc di 2010, Stefan Bradl adalah kedua tahun 2011 di Moto2 ™, dan pada tahun 2012 Sandro Cortese memenangkan perlombaan Moto3 ™.

- Sejak diperkenalkannya empat-stroke MotoGP ™ kelas pada tahun 2002, Honda telah menjadi produsen paling sukses di Sachsenring dengan sepuluh kemenangan, termasuk enam tahun terakhir. Yamaha telah memiliki tiga kemenangan di sirkuit ini, yang terakhir dari yang dengan Valentino Rossi di tahun 2009. tunggal kemenangan MotoGP ™ Ducati di Jerman adalah dengan Casey Stoner pada tahun 2008.

- Satu-satunya podium untuk Suzuki di Jerman di era MotoGP ™ adalah ketika Chris Vermeulen finish ketiga di tahun 2008.

- Di masing-masing tiga tahun terakhir di Sachsenring Marc Marquez telah memenuhi syarat pada tiang di kelas MotoGP ™, memenangkan perlombaan dan juga mengatur lap tercepat.

- The setiap pengendara dengan kemenangan terbanyak di sirkuit Sachsenring baru, dengan enam kemenangan, adalah: Dani Pedrosa (250cc 2x, 4 x MotoGP ™) dan Marc Marquez (1 x 125cc, 2 x Moto2 ™, 3 x MotoGP ™).

- Sachsenring adalah satu-satunya sirkuit di musim 2016 dimana Honda selalu menang di kelas MotoGP ™ untuk masing-masing enam tahun terakhir.
Selengkapnya - MotoGP 2016 : Dominasi Honda di Sirkuit Sachsenring Jerman

Minggu, 10 Juli 2016

Kasus Rumah Dijual, Nasib Sang Penyewa Rumah

Berikut adalah sebuah contoh kasus terkait hukum "nasib penyewa rumah, jika rumah tersebut dijual pemiliknya".

Rumah Dijual Pemilik, Apakah Penyewa Harus Pindah?

Saya sudah menyewa rumah ini sudah cukup lama, tapi nenek saya yang sebagai penyewa meninggal dan memberikan surat sewa itu kepada orang tua saya. Sekarang masa habis sewa kurang 7 tahun lagi, tetapi si pemilik rumah menjual rumahnya kepada orang lain dan menyuruh kami untuk mengosongkan rumah dan membongkarnya. Apa yang harus kami lakukan? Terima kasih.

Jawaban hukumonline.com :

Melihat dari uraian dalam pertanyaan Anda, kami menyimpulkan bahwa dalam perjanjian sewa menyewa rumah tersebut, yang bertindak sebagai penyewa adalah nenek Anda, bukan orang tua Anda.

Menurut Pasal 1575 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”), perjanjian sewa tidak hapus dengan meninggalnya pihak yang menyewakan ataupun pihak yang menyewa. Ini berarti bahwa sewa menyewa tersebut tetap berlangsung dan orang tua Anda sebagai ahli waris dari nenek Anda berhak untuk tetap tinggal di rumah tersebut hingga masa sewanya berakhir.

Mengenai penjualan rumah yang sedang disewakan kepada orang lain, penjualan ini tidak menghapuskan sewa yang masih berjalan (Pasal 1576 ayat 1] KUHPer). Akan tetapi, sewa menyewa bisa diputuskan, jika sebelumnya telah diperjanjikan bahwa jika rumah dijual maka sewa menyewa putus.

Jika telah diperjanjikan sebelumnya bahwa penjualan rumah akan menghentikan sewa, maka penyewa tidak berhak menuntut ganti rugi. Akan tetapi, jika tidak diperjanjikan sebelumnya, maka si penyewa berhak meminta ganti rugi jika ia diwajibkan untuk mengosongkan rumah. Jika ganti rugi belum diberikan, maka penyewa berhak untuk tetap tinggal di rumah tersebut (Pasal 1576 ayat [2] KUHPer).

Yang dapat Anda lakukan adalah membicarakan baik-baik mengenai hal tersebut kepada si pemilik rumah bahwa memang Anda masih berhak untuk tinggal di rumah tersebut atas dasar sewa yang dilakukan oleh nenek Anda. Jika cara kekeluargaan tidak dapat digunakan dan si pemilik mulai melakukan hal-hal yang merugikan Anda, Anda dapat melakukan gugatan perdata. Anda dapat menggugat atas dasar wanprestasi karena pemilik rumah sebagai pemberi sewa tidak memenuhi perjanjian sewa menyewa (Pasal 1243 KUHPer).

dari sumber
Selengkapnya - Kasus Rumah Dijual, Nasib Sang Penyewa Rumah