Senin, 18 September 2017

Pembangunan Infrastruktur Menjadi Alasan Kuat Developer Pilih Depok

Bagi yang cari hunian bukan di pusat kota, depok bisa jadi salah satu pilihan. Utamanya berkat pembangunan infrastruktur jalan tol dan transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) sehingga para developer properti baik swasta dan pemerintah mengembangkan perumahan di Kota Depok, Jawa Barat.

tugu selamat datang di kota depok

Perumnas, misalnya, mulai berniat membangun hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) sekitar kawasan jalur commuter line Depok. Di kota ini memang berdiri sejumlah hunian vertikal yang berdiri. Terutama yang berdekatan dengan beberapa universitas ternama. Sebut saja Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma.

Baca juga: Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Hunian berbasis TOD diprediksi bakal membuat wilayah Depok kian berkembang.

“Jika aksesnya semakin banyak, tentu masyarakat akan semakin tertarik bermukim di wilayah ini,” kata Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, seperti dikutip dari rumah123.com.

Penunjang infrastruktur jalan tol dan moda transportasi yang mumpuni juga akan meningkatkan area komersial.

Baca juga: Contoh Iklan Rumah Dijual Biar Cepat Laku

“Tol Desari (Depok-Antasari) akan melintasi wilayah banyak pemukimnya sehingga area komersial akan berkembang di sana (Depok),” ujar Associate Director, Divisi Residential & Sale Colliers International Indonesia, Aleviery Akbar.

Pusat sentral ekonomi di Depok berada di kawasan Jalan Margonda Raya. Di sana terdapat berbagai pusat perbelanjaan, kuliner, serta penginapan. Dari sudut itulah alasan pengembang mulai mengembangkan hunian high rise di Depok. So buat kamu-kamu yang sedang cari rumah dijual di depok jangan ragu untuk memilih yang sesuai.
Selengkapnya - Pembangunan Infrastruktur Menjadi Alasan Kuat Developer Pilih Depok

Senin, 14 Agustus 2017

Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Tahun lalu dikabarkan bahwa pemerintah kabupaten Malang ingin membedah tidak kurang dari 700 rumah warganya, terutama bangunan wilayah kecamatan lawang yang tidak layak huni.

rumah tidak layak huni
ilustrasi rumah tidak layak huni
Kepala Badan Perumahan Kabupaten Malang Sri Meicharini mengatakan, meski program bantuan simulasi perumahan swadaya (BPJS) dan pemerintah pusat belum ada kejelasan, namun Pemkab Malang akan tetap melanjutkan program bedah rumah warga tidak layak huni tersebut pada tahun 2016 lalu.

Baca juga: Kasus Rumah Dijual, Nasib Sang Penyewa Rumah

’’Pemerintah pusat memang belum memberikan sinyal bakal melanjutkan program bedah rumah warga tak layak huni itu, sebab sampai sekarang kami belum diundang mengikuti rapat. Namun, sepertinya program itu tetap akan dilanjutkan,’’ ujar Sri di Malang, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari rumah123.com.

Rumah tak layak huni tersebut mayoritas berada di Kecamatan Lawang. Di antaranya di Desa Sidoluhur, Sidodadi, Ketindan, Lawang dan Kalirejo. Tahun lalu, Pemkab Malang mendapatkan kuota 350 unit rumah yang dibedah dan sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Lawang.

Baca juga: Cara Menanggulangi Iri Dengki Dalam Jual Beli

Sri menambahkan, rumah warga yang dimaksud telah diperbaiki akhir tahun lalu dengan proses pengerjaan sejak September 2015. Berdasarkan catatan Badan Perumahan Kebupaten Malang, perbaikan ratusan rumah pada tahun lalu menghabiskan anggaran Rp4,6 miliar.

Temukan Hunian Malang dan Sekitarnya :

Selengkapnya - Bagaimana Kelanjutan Bedah Rumah Kabupaten Malang ?

Minggu, 02 Juli 2017

Profile Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland

Sekilas Brighton Indonesia

BRIGHTON Indonesia hadir sebagai agen properti pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan One Management System, dengan sistem terpadu jelas akan meningkatkan kecepatan informasi properti secara merata ke 17 kantor cabang yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Bali, Tangerang, Sidoarjo hingga Makassar. Dengan jaringan team yang profesional, database customer dan komitmen untuk selalu terdepan BRIGHTON Indonesia hadir dengan aplikasi yang siap melayani anda dimana saja dalam genggaman. Terus berinovasi untuk memenuhi semua kebutuhan akan properti Anda untuk menjadikan kami One Stop Property Solution bagi semua orang. BRIGHTON Indonesia, for BRIGHTer future.


Berikut adalah kontak Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland
Alamat : Ruko Gwalk - Citraland Ruko Taman Gapura B5, Surabaya
Telepon : 031 740 2288
email : brighton.citraland@yahoo.co.id
Selengkapnya - Profile Alamat & Nomor Telepon Brighton Citraland

Minggu, 05 Februari 2017

Serem, Perumahan Elite Ini Ternyata Sarang Ular

BSD - Ketika sampai ke kompleks perumahan elite The Green di kawasan Bumi Serpong Damai ketika menelusuri broadcast yang menyebut sedang banyak ular berkeliaran di wilayah Tangerang Selatan. Kemudian bertemu langsung dengan anggota satuan pengamanan di perumahan itu yang pernah menangkap seekor ular besar di antara perdu di teras sebuah rumah.

Suwandah, nama anggota satpam itu, mengatakan video yang memperlihatkan dia sedang menangkap ular sanca sepanjang tiga meter dibuat sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, dia mengisahkan, ada warga yang melihat ular tapi tidak berani menangkapnya.

Baca : Perumahan Baru, Nirwana Bojong Kredit Murah Tanpa Riba Cileungsi

“Lalu, warga memanggil petugas keamanan kompleks agar ular tersebut bisa disingkirkan,” kata Suwandah, Kamis, 29 September 2016.

Suwandah mengaku bisa menangkap dua ular di kompleks tersebut setiap bulannya. Hewan melata itu diduganya berasal dari taman, pepohonan, serta sungai di belakang kompleks perumahan.

"Yang saya tangkap bukan jenis ular berbisa. Saya juga takut kalau nangkap ular yang ada bisanya,” katanya sambil menambahkan, “Yang saya tangkap biasanya jenis ular sanca dan ular pohon.”

Sebelumnya, beredar pesan berantai yang menyebutkan wilayah Bintaro, BSD, Ciputat, dan sekitarnya sedang banyak ular. Dalam pesan berantai itu juga disebutkan rumah sakit yang menangani pasien apabila terkena bisa ular dan cara-cara pencegahannya.

Baca: Penyebab Lingkungan Perumahan Tidak Teratur

Ada sebelas tip yang disertakan, di antaranya diminta menutup seluruh lubang drainase dengan kawat nyamuk atau ijuk serta mengangkat dan memeriksa bawah tabung elpiji 12 kilogram di dalam rumah karena dianggap sebagai tempat persembunyian ular.
Selengkapnya - Serem, Perumahan Elite Ini Ternyata Sarang Ular